Beranda Berita Penadah Motor Curian di Bogor Digerebek Polisi

Penadah Motor Curian di Bogor Digerebek Polisi

0
Penadah Motor Curian di Bogor Digerebek Polisi
Kendaraan bermotor diduga hasil curian di Rancabungur

Bogor | Sinar Pagi Polisi telah berhasil mengungkap tempat penyimpanan dan penampungan sejumlah kendaraan bermotor yang diduga hasil curian di wilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Operasi penggerebekan ini dimulai setelah anggota Polsek Dramaga, bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP, melakukan patroli di sekitar wilayah tersebut pekan lalu.

Menurut Kapolsek Dramaga, AKP Budi Sehabudin, operasi ini bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat mengenai adanya tempat penyimpanan dan penampungan kendaraan bermotor yang diduga hasil tindak kejahatan. “Piket pungsi Polsek Dramaga bersama TNI dan Satpol PP melaksanakan patroli lingkar badai, dan mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada penyimpanan dan penampungan kendaraan bermotor diduga hasil kejahatan,” ujarnya pada Sabtu (2/9/2023).

Setelah menerima informasi tersebut, polisi segera menuju lokasi yang dilaporkan. Di sana, mereka berhasil menemukan 10 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi yang sah.

Budi Sehabudin menjelaskan, “Ternyata benar ditemukan sepeda motor sebanyak 10 unit kendaraan roda dua tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang sah, serta 1 unit kendaraan truk beserta sopir dan kernet.”

Selama proses penyelidikan, sejumlah saksi telah diperiksa terkait kejadian ini. Tersangka yang diduga pemilik kendaraan curian tersebut saat ini sedang dalam pengejaran oleh pihak berwajib. “Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, didapati bahwa pemilik kendaraan tersebut adalah saudara T dan D yang saat ini masih dalam pengejaran,” tambahnya.

Beberapa jenis kendaraan yang berhasil ditemukan antara lain:

  1. Honda Beat warna hitam putih dengan nomor rangka MH1JM811XMK764425 dan nomor mesin JM81E7765269.
  2. Beat warna hitam biru dengan nomor rangka MH1JM812XPK304100 dan nomor mesin JM81E2304511.
  3. Honda Beat warna abu-abu dengan nomor rangka MH1JM9121NK546714 dan nomor mesin JM91E2545121.
  4. Honda Beat warna hitam dengan nomor rangka MH1JM8128NK208186 dan nomor mesin JM81E2208500.
  5. Honda Scoopy warna merah dengan nomor rangka NJ1JN0116MK316328 dan nomor mesin JM01E131323.
  6. Honda Beat Street warna hitam dengan nomor rangka MH1JM821XNK585849 dan nomor mesin JM82E1583853.
  7. Honda Beat Deluxe warna hitam dengan nomor rangka MH1JM0128PK791965 dan nomor mesin JM91E2789351.
  8. Honda Beat Street warna hitam dengan nomor rangka MH1JM8214PK755304 dan nomor mesin JM82E1753356.
  9. Honda Beat warna merah hitam dengan nomor rangka MH1JM8113MK565846 dan nomor mesin JM81E1567681.
  10. Honda Beat warna hitam dengan nomor rangka MH1JM8129NK058444 dan nomor mesin JM81E2061872.

Kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan dengan ciri-ciri tersebut, dihimbau untuk segera memeriksa kesesuaian dengan membawa dokumen surat STNK dan BPKB. Polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Polisi akan terus mengusut lebih lanjut terkait kasus ini guna mengungkap seluruh jaringan kejahatan yang terlibat dalam aksi pencurian dan penyimpanan kendaraan bermotor ini. Upaya mereka tidak hanya terbatas pada penangkapan pemilik kendaraan curian, tetapi juga upaya memastikan bahwa semua kendaraan yang ditemukan dapat dikembalikan kepada pemilik sahnya.

Selain itu, polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor. Mereka dapat mengambil langkah-langkah preventif, seperti memasang sistem keamanan tambahan pada kendaraan mereka, selalu menjaga kunci kendaraan dengan baik, dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi terbuka atau mesin menyala tanpa pengawasan.

Kepolisian juga berharap adanya kerja sama dari masyarakat dalam memberikan informasi yang relevan mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. Kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwajib merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menekan tindak kejahatan.

Dalam kesempatan ini, Polsek Dramaga mengapresiasi peran penting masyarakat dalam memberikan informasi yang memungkinkan pengungkapan kasus ini. Dengan kerjasama yang baik antara pihak berwajib dan masyarakat, diharapkan tindak kejahatan seperti ini dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan sepenuhnya dari lingkungan sekitar.

Sebagai tambahan, polisi juga akan terus memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini kepada publik, sehingga masyarakat tetap dapat mengetahui tindakan hukum yang diambil terhadap pelaku dan proses pengembalian kendaraan yang sah kepada pemiliknya.

Pihak berwajib berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan adil dan berkeadilan. Kasus seperti ini adalah contoh konkret dari upaya mereka dalam menjalankan tugas ini. (sandi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini