Beranda Berita Istri Polisi di Gowa Jadi Tersangka, Setelah Menipu Rp 700 Juta

Istri Polisi di Gowa Jadi Tersangka, Setelah Menipu Rp 700 Juta

0
Istri Polisi di Gowa Jadi Tersangka, Setelah Menipu Rp 700 Juta
Ilustrasi

Gowa – Seorang wanita Istri Polisi berinisial MNW (23 tahun) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dijadikan tersangka dalam sebuah kasus penipuan senilai Rp 700 juta. Polisi kini sedang mengumpulkan berkas perkara untuk menyerahkannya kepada jaksa penuntut umum.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, mengonfirmasi perkembangan ini kepada Sinar Pagi pada hari Senin (4/9/2023). “Iya sudah (tersangka) dalam proses,” ujarnya. “Sementara dirampungkan berkas perkaranya untuk dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum,” tambah Bahtiar.

Meskipun demikian, Bahtiar menjelaskan bahwa pelaku belum ditahan saat ini. MNW dianggap masih kooperatif selama proses penyidikan. “Penahanan tidak dilakukan, karena selama ini dia kooperatif dan datang ketika dipanggil,” kata Bahtiar.

Bahtiar juga mengungkapkan bahwa kasus ini sempat dihentikan sebelumnya, tetapi setelah rekomendasi dari Polda Sulsel, penyidikan dilanjutkan oleh Polres Gowa dan sekarang telah membuahkan hasil.

Lebih lanjut, Bahtiar mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlah kerugian yang dialami oleh korban. Kerugian senilai Rp 700 juta yang diklaim oleh korban akan dibuktikan di pengadilan nantinya. “Itu baru bisa dibuktikan di pengadilan, kami segera merampungkan berkasnya,” katanya.

Dalam kasus ini, MNW diduga melakukan penipuan terhadap rekannya yang juga anggota Bhayangkari, Lili Dewi (28 tahun). Modus operandi yang digunakan adalah meminjam uang dengan dalih modal pinjaman usaha.

“Total kerugian Rp 700 juta dia ambil secara bertahap,” kata Lili saat dihubungi oleh detikSulsel pada hari Selasa (6/6).

Kejadian dimulai ketika MNW mendatangi rumah Lili di Perumahan BBS, Kecamatan Somba Opu, Gowa, pada Rabu (27/10/2021). Saat itu, MNW meminjam uang sebesar Rp 100 juta dan mengiming-imingi Lili dengan keuntungan hingga Rp 20 juta per bulan. Namun, MNW kembali datang meminjam uang tanpa melunasi utang sebelumnya.

“Modal saya ini dia ambil dia pakai bulan 5 tahun 2022,” ujar Lili. “Setelah itu dia datang lagi ke rumah pada bulan 11 (November 2022), meminjam Rp 50 juta dengan janji menghasilkan Rp 10 juta tiap bulan. Namun, dia menggunakan uang saya selama 5 bulan,” tambahnya.

Lili menyebut bahwa MNW telah beberapa kali meminjam uangnya dengan janji bagi hasil, namun hingga saat ini uang tersebut belum dikembalikan dan janji-janji tersebut tidak dipenuhi.

Lili percaya pada MNW karena mereka adalah sesama anggota Bhayangkari dan telah memiliki hubungan yang dekat sebelumnya. Dia juga dibuat yakin ketika MNW menunjukkan bukti nota pengambilan barang usaha yang selalu ditunjukkan saat dia datang ke rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, MNW tidak kunjung mengembalikan uang yang dipinjam, bahkan telah memblokir kontak dengan Lili.

Kisah ini menggambarkan sebuah kasus penipuan yang perlu ditangani secara hukum, dan proses pengadilan akan menentukan keputusan akhir terkait kerugian yang dialami oleh korban. (ak)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini