Beranda Berita Tersangka Narkoba Menyuap 3 Oknum Polisi Pangkep, Berakhir Diperiksa Propam

Tersangka Narkoba Menyuap 3 Oknum Polisi Pangkep, Berakhir Diperiksa Propam

0
Tersangka Narkoba Menyuap 3 Oknum Polisi Pangkep, Berakhir Diperiksa Propam
Ilustrasi

Pangkep – Tiga anggota kepolisian dari Polres Pangkep, Sulawesi Selatan, saat ini tengah dalam pemeriksaan terkait dugaan menerima suap dari seorang tersangka narkoba. Kasus ini tengah ditangani oleh Propam untuk memastikan integritas dan profesionalisme aparat hukum.

Kepala Bagian Propam Polres Pangkep, AKP Amir, menyatakan bahwa tiga anggota polisi tersebut, yang diidentifikasi sebagai Aiptu SH, Aipda HR, dan Brigpol RS, sedang diselidiki atas dugaan menerima uang dari seorang tersangka narkoba. Uang tersebut diduga diberikan melalui seorang perantara yang bernama Sahrul sejak tanggal 25 Agustus. Tujuan pemberian uang ini adalah untuk menghentikan penyelidikan terhadap kasus narkoba tersangka atau untuk mencapai restorative justice, Jumat (1/9/2023).

Amir menjelaskan, “Ada tiga anggota dari Satuan Narkoba Polres Pangkep yang diduga menerima uang dari keluarga tersangka narkoba melalui perantara bernama Sahrul.”

Status ketiga anggota polisi ini telah diputuskan setelah penyelidikan awal. Amir berharap proses pemeriksaan akan selesai dalam satu minggu ke depan.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Pangkep, AKP Saharuddin, mengungkapkan bahwa kasus ini mencuat setelah keluarga tersangka mempertanyakan perkembangan kasus pada bulan Juli 2023. Kasus ini masih dalam proses di kejaksaan, meskipun keluarga tersangka telah memberikan uang kepada seorang pengacara bernama Sahrul. Pengacara ini disebut sebagai perantara yang menghubungkan keluarga tersangka dengan ketiga anggota polisi yang terlibat.

Saharuddin dengan tegas membantah bahwa ketiga anggota polisinya berkomunikasi langsung dengan keluarga tersangka. Dia juga menegaskan bahwa ada pengacara yang berjanji kepada keluarga tersangka bahwa tersangka akan dibebaskan, dan tidak ada janji dari pihak kepolisian untuk menghentikan penyelidikan kasus tersebut.

Dia juga menepis klaim bahwa ketiga penyidiknya menerima uang senilai Rp 74 juta sebagai jaminan untuk melepaskan tersangka dari jeratan hukum. Pasalnya, kasus ini telah dilimpahkan ke kejaksaan dan sedang dalam proses persidangan.

“Kami telah mengirim berkas kasus ini ke Kejaksaan, dan proses hukum terus berlanjut,” tegas Saharuddin.

Reporter: Alex

Editor: Rangga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini