Beranda Berita Karyawan Retail di Purwakarta Ditangkap karena Mencuri Dana Perusahaan Hingga Rp 2,5 Miliar untuk Judi Online dan Trading

Karyawan Retail di Purwakarta Ditangkap karena Mencuri Dana Perusahaan Hingga Rp 2,5 Miliar untuk Judi Online dan Trading

0
Karyawan Retail di Purwakarta Ditangkap karena Mencuri Dana Perusahaan Hingga Rp 2,5 Miliar untuk Judi Online dan Trading
dok. Istimewa

Purwakarta – Seorang individu berusia 28 tahun dengan inisial MT yang bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan retail di Purwakarta telah ditangkap karena terlibat dalam kegiatan penyelewengan dana perusahaan. MT telah diduga mencuri sejumlah besar uang, mencapai Rp 2,5 miliar, yang kemudian digunakan untuk berjudi online slot dan aktivitas perdagangan.

Penangkapan ini berawal dari laporan yang diajukan oleh perusahaan tempat MT bekerja. Setelah menerima laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Purwakarta segera memulai penyelidikan. Hasil dari penyelidikan ini mengungkap bahwa tersangka MT telah mengambil uang hasil penjualan dari toko-toko (minimarket) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Purwakarta, Karawang, dan Subang tanpa sepengetahuan pihak PT Indomarco Prismatama, perusahaan tempatnya bekerja.

MT adalah kepala bagian kasir sales di perusahaan retail tersebut, yang berlokasi di Kawasan Industri Kota Bukit Indah Sektor N Blok B1 No 5, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Modus operandi MT adalah menerima uang hasil penjualan secara tunai, kemudian memanipulasi data transaksi. Uang tunai yang diterima oleh MT dimasukkan ke dalam dus bekas dan dibuang seolah-olah sebagai sampah.

Aksi penyelewengan ini dilakukan oleh pelaku selama lebih dari satu tahun, mulai dari bulan April 2022 hingga September 2023. Selama periode tersebut, MT berhasil mengambil sejumlah uang harian, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 200 juta, yang kemudian disembunyikan dalam dus bekas dan diambil kembali olehnya.

Menurut keterangan dari MT, uang yang diperolehnya dari aksi penyelewengan tersebut digunakan untuk berjudi online slot dan aktivitas perdagangan. Perusahaan baru mengetahui kejadian ini pada tanggal 29 Agustus 2023 setelah melakukan audit internal yang mengungkapkan adanya ketidaksesuaian antara hasil mutasi bank dan pelaporan. Hal ini juga dibuktikan oleh rekaman CCTV.

Wakapolres Purwakarta, Kompol Ahmad Mega Rahmawan, menyatakan, “Uang hasil kejahatannya ia gunakan untuk bermain judi online slot.” Akibat perbuatan MT ini, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 2.553.131.301,00 (dua miliar lima ratus lima puluh tiga juta seratus tiga puluh satu ribu tiga ratus satu rupiah).

Saat ini, MT telah ditahan di Mapolres Purwakarta untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 374 KUHPidana yang mengancam hukuman penjara selama 5 tahun. (andi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini