Beranda Berita Soeharto Diperiksa Pekan Depan

Soeharto Diperiksa Pekan Depan

0
Soeharto Diperiksa Pekan Depan
Soeharto

Jakarta | Sinar PagiJaksa Agung Andi Muhammad Ghalib menegaskan pihaknya segera melaksanakan tugas dari Presiden BJ Habibie untuk segera memeriksa mantan Presiden Soeharto.

“Minggu depan mantan Presiden Soeharto akan kita periksa,” kata Ghalib setelah shalat Jumat di Kejagung, pukul 13.00 WIB. Kapan kepastian waktunya, Ghalib belum mau menjelaskannya.

“Pokoknya pekan depan, setelah Senin. Sebab Senin saya akan melakukan rapat dengar pendapat dengan DPR,” katanya. Surat pemeriksaan akan segera dilayangkan, namun demikian jam berapa di mana juga tak disebutkan.

Soeharto sendiri sudah pernah datang ke Kejagung pada 25 September lalu untuk menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Sebelumnya Soeharto juga sudah ‘disowani’ oleh Andi Ghalib dan Menko Wasbang PAN Hartarto di Cendana.

Ghalib menolak bahwa dirinya lambat dan baru berani setelah mendapat Inpres dari Presiden nomor 30/98. “Itu kan katamu. Jauh sebelum itu kami sudah melakukan penelitian terhadap harta-harta Soeharto. Kan itu sudah dijelaskan oleh Mensesneg Akbar Tanjung, nggak perlu saya jelaskan lagi,” ujarnya.

Menurut mantan Babinkum ABRI ini, pemeriksaan terhdap Soeharto ini bukan masalah sembarangan. Sebab menjadi perhatian masyarakat luas. Untuk itu pihaknya juga tak main-main dalam melakukan penelitian. “Secepatnya hasil pemeriksaan akan kita umumkan. Kalau sudah lengkap akan kita ambil sikap mengarah ke tingkat penyidikan. Baru dari situ akan dikenakan status tersangka,” tambahnya.

Pemeriksaan nantinya tak hanya berlaku pada Soeharto, tapi juga terhadap para mantan menteri yang tahu banyak tentang proses pembuatan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Soeharto. “Ya termasuk mereka para mantan menteri akan kita panggil untuk diperiksa,” tegasnya.

Saat ini, jelas Ghalib, Kejaksaan sudah membentuk tim khusus untuk menangani kasus mantan Presiden Soeharto yang diketuai langsung oleh JAM Pidsus Antonius Suyata. Tim ini terdiri dari para jaksa senior dengan anggota sekitar 10 orang.

Anton sendiri sejak kemarin memimpin rapat tim untuk mengusut harta Soeharto. Rapat intensif juga terus dilakukan sejak umat pagi hingga siang. Setelah Shalat Jumat tim ini melanjutkan rapatnya di lantai 2 ruang Operasi dan intelijen. Rapat itu juga mengevaluasi data-data yang masuk. Saat ini laporan tentang harta Soeharto dan keluarganya di 27 propinsi yang dikumpulkan para Kejaksaan Tinggi sudah masuk ke kejagung, tinggal dianalisa.

Jaksa Agung Andi Ghalib menolak ketika ditanya wartawan tentang tuduhan beberapa pihak yang mengatakan bahwa dia mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden BJ Habibie untuk mengkonter proposal para pakar hukum yang semula akan masuk dalam Tim Independen. “Nggak benar itu.”

Dijelaskan, dalam melaksanakan pemberantasan KKN itu, pihaknya berpegang pada Undang-undang nomor 95 tahun 1991 dan UU No 3/71 tentang tindak pidana korupsi. “Dalam undang-undang tersebut, siapa yang melanggar hukum tindak korupsi akan diproses secara hukum,” tambahnya. (sugeng)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini