Beranda Berita Info Penting Modus Penipuan Melalui WhatsApp yang Harus Diwaspadai

Modus Penipuan Melalui WhatsApp yang Harus Diwaspadai

0
Modus Penipuan Melalui WhatsApp yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi

Jakarta | Sinar Pagi Semakin maraknya penipuan yang terjadi melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp memerlukan kewaspadaan ekstra dari pengguna. Salah satu modus penipuan yang cukup terkenal adalah dengan mengirimkan pesan berisi ‘surat undangan nikah’ yang sebenarnya menyembunyikan APK jahat. Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan modus yang biasa dilakukan oleh para penjahat ini.

Langkah pertama dalam modus penipuan ini adalah penjahat akan membuat rekening bank atas nama orang lain. Setelah rekeningnya berhasil dibuat, orang yang rekeningnya dimanfaatkan akan diberi uang, dan rekening tersebut akan beralih ke tangan penjahat.

“Ditemui di lapangan, mereka menggunakan orang lain untuk mendaftar, kemudian memberi upah, dan akhirnya akun bank mereka yang mengendalikan,” jelas Semuel seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia.

Adapun tiga tanda yang perlu diwaspadai terkait dengan modus penipuan ini adalah:

  1. Tawaran yang Tidak Masuk Akal: Waspadai tawaran-tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Misalnya, jika harga HP yang seharusnya sekitar Rp 10 juta ditawarkan dengan harga Rp 2 juta, maka kemungkinan besar itu adalah penipuan.
  2. Pesan dari Orang yang Tidak Dikenal: Jangan merespon pesan dari seseorang yang tidak Anda kenal, terutama jika pesan tersebut berisi tautan atau lampiran yang mencurigakan. Misalnya, Anda menerima undangan dari seseorang yang nomornya tidak Anda kenal.
  3. Penggunaan Teknik Sosial Engineering: Penipu akan mencoba memanfaatkan kelemahan dan rasa ingin tahu korban untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dan menjaga keamanan data pribadi Anda.

Menghadapi modus penipuan ini, langkah terbaik adalah selalu berhati-hati, jangan mudah terpancing tawaran yang terlalu menggiurkan, dan hindari membuka pesan atau tautan dari pengirim yang tidak Anda kenal. Selalu waspada dan berpegang pada prinsip keamanan data pribadi Anda adalah kunci untuk menghindari jatuh ke dalam perangkap penipu yang menggunakan berbagai cara licik untuk mencuri uang dan informasi Anda. (rr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini