Beranda Daerah Mardijo Tetap Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng “Kasus di Jakarta Tak Akan Terjadi di Semarang”

Mardijo Tetap Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng “Kasus di Jakarta Tak Akan Terjadi di Semarang”

0
Mardijo Tetap Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng “Kasus di Jakarta Tak Akan Terjadi di Semarang”
Ilustrasi

Semarang | Sinar Pagi Meskipun ada larangan dari DPP PDI-P agar Ketua DPRD Mardijo tidak mencalonkan diri sebagai gubernur, perintah itu tidak digubris oleh kader di Jateng. “Meski tidak mendapat rekomendasi dari ketua DPP PDI-P, akibat dukungan dari bawah sangat besar tidak ada cara lain kecuali harus maju menjadi cagub kali ini,” tegas Mardijo di Semarang, Jumat (11/7).

Menurut Mardijo, dirinya tidak takut dipecat dari keanggotaan PDIP seperti kasus pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta dan Lampung dimana kader PDIP yang nekat mencalonkan diri jadi gubernur langsung dipecat dari keanggotaan partai. “Kasus di Jakarta tak akan terjadi di Jateng, karena yang bisa memecat saya ini adalah ranting melalui konfercab, tidak harus DPP PDI-P di Jakarta,” tandasnya.

FPDI-P DPRD Jateng sendiri tetap mencalonkan Mardijo berduet dengan Drs H Hisyam Alie sebagai pasangan tetap cagub dan cawagub periode 2003-2008.

Mardijo kepada wartawan seusai Sidang Paripurna Penetapan calon jadi mengatakan, bukannya dia tidak takut kepada sanksi yang akan dijatuhkan DPP. Namun aturan yang diterapkan oleh DPP PDI-P juga harus ditinjau kembali, apalagi dalam pencalonan ini mendapat dukungan murni dari arus bawah.

Dikatakan, rekomendasi DPP PDI-P yang diberikan kepada Mardiyanto (gubernur sekarang) bagi dirinya sama sekali tidak ada pengaruhnya, sehingga maju terus pantang mundur.

“Jadi kalau saya maju dinilai melanggar aturan AD/ART PDI-P, pasal mana yang menunjukkan saya melanggar. Seharusnya DPP memberikan kebebasan pada DPD dalam pencalonan ini,” paparnya.

Jika sebelumnya terdengar isu santer bahwa Mardijo akan mundur pada tanggal 11 Juli ternyata berkebalikan. Bahkan kini Mardijo siap memenangkan dalam pilgub yang sudah didukung setia oleh anggotanya bersama anggota PPP.

“Ini kejutan besar, sebab sebelumnya ada isu Mardijo akan mundur dari bursa cagub menjelang detik-detik terakhir,” ungkap sumber di DPRD Jateng, kemarin.

Dia menekankan, majunya Mardijo tidak lepas dari kuatnya dukungan arus bawah. Apalagi selama ini dukungan itu begitu kuat, sehingga meyakinkan Mardijo untuk tetap maju dalam pencalonan ini. Bahkan, beberapa kali kader dan simpatisan PDI-P juga memberikan tekanan mental kepada anggota FPDI-P.

“Hanya saja, Mardijo juga harus bersiap-siap menerima sanksi dari DPP. Sebab, dia jelas-jelas tidak mematuhi perintah,” katanya. (reno)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini