Beranda Kriminal Viral Pengamen Curi HP hingga Laptop di Kampung BDB Cilangkap

Viral Pengamen Curi HP hingga Laptop di Kampung BDB Cilangkap

0
Viral Pengamen Curi HP hingga Laptop di Kampung BDB Cilangkap
dok. Istimewa

Depok – Sekelompok warga yang mengepung seorang pria di Kampung BDB, Cilangkap, Depok, telah menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat warga yang melakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa oleh pria tersebut, dan ditemukan ponsel dan laptop yang diduga hasil pencurian.

Korban dalam kejadian ini, yang bernama Ferdiansyah, menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/9/2023), sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung BDB, Cilangkap, Depok. Awalnya, Ferdiansyah, yang bekerja sebagai kuli bangunan, sedang merenovasi rumah seorang warga bersama temannya yang bernama Roby.

Ferdiansyah mengatakan bahwa ia meletakkan ponselnya dan sebatang rokok di atas bufet saat bekerja. Namun, ketika ia hendak mengambil kembali ponsel dan rokok tersebut, keduanya sudah lenyap dan diduga dicuri oleh seseorang.

“Saat saya mengangkat hebel bersama teman saya, Roby, untuk mengambil rokok, saya mendapati bahwa ponsel dan rokok saya sudah tidak ada. Kedua barang tersebut sebelumnya diletakkan di atas bufet,” ungkap Ferdiansyah kepada Sinar Pagi pada Rabu (13/9/2023).

Menurut Ferdiansyah, tetangganya memberitahu bahwa seorang pengamen masuk ke rumah tempat mereka bekerja. Oleh karena itu, Ferdiansyah dan Roby segera mengejar pengamen tersebut.

“Ferdiansyah mengatakan, “Seorang tetangga memberi tahu kami bahwa ada seorang pengamen yang masuk ke rumah. Kami berdua kemudian mengejar pengamen tersebut. Ketika kami menemukannya di depan sebuah warung, kami menginterogasinya, tetapi dia tidak mau mengaku.”

Dengan ketidakmauan pelaku untuk mengakui perbuatannya, Ferdiansyah akhirnya memutuskan untuk melakukan penggeledahan terhadap tas pelaku. Hasilnya, ponsel miliknya berhasil ditemukan. Tanpa berpikir panjang, Ferdiansyah mengaku bahwa ia spontan memukul pelaku sebagai respons terhadap tindakan pencurian tersebut.

“Ferdiansyah menjelaskan, “Saya bertanya kepada pelaku sebanyak tiga kali untuk memeriksa isi tasnya. Dan benar saja, ponsel saya ada di dalam tasnya. Saya langsung memukulnya bersama teman saya.”

Pelaku yang awalnya tidak mau mengakui perbuatannya, akhirnya mengaku bahwa dia telah membeli ponsel dan laptop tersebut dari seorang pengamen badut seharga Rp 50 ribu.

Kedua pelaku, yang mengaku bernama Gareng dan Supri, kemudian mengajak Ferdiansyah untuk menemui pengamen badut yang dimaksud. Namun, pelaku bernama Gareng melarikan diri saat itu.

Ferdiansyah mengatakan bahwa Supri berhasil ditangkap pada saat itu, sementara Gareng baru berhasil ditangkap pada hari berikutnya. Dalam penggeledahan terhadap tas pelaku, ditemukan ponsel sebanyak 3 buah, laptop sebanyak 3 buah, 2 pasang sepatu, jam tangan, celana panjang, jimat keris kecil berbahan batu-batu, dan sehelai kain putih yang dilipat.

Supri bekerja sebagai tukang parkir, sementara Gareng adalah seorang pengamen. Beruntungnya, kedua pelaku tidak mengalami tindakan kekerasan dari massa. Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polsek Cimanggis.

Sinar Pagi telah mencoba menghubungi Kapolsek Cimanggis Kompol Arief Budiharso untuk mendapatkan konfirmasi terkait kejadian ini, namun hingga saat ini belum ada jawaban yang diterima.

Reporter: Sandi

Editor: Rangga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini